Pencarian Data
Rumus VLOOKUP
Mencari nilai di kolom paling kiri lalu mengambil data di kolom sebelah kanannya.
Argumen
| Argumen | Status | Penjelasan |
|---|---|---|
nilai_dicari |
wajib | Nilai yang dicari. |
tabel |
wajib | Rentang tabel acuan. Kolom pertamanya harus berisi nilai yang dicari. |
nomor_kolom |
wajib | Kolom keberapa dalam tabel itu yang diambil, dihitung dari 1. |
FALSE |
sangat disarankan | FALSE berarti pencarian persis. TRUE berarti perkiraan dan menuntut data terurut. |
Contoh
=VLOOKUP(A2; Master!$A$2:$D$500; 4; FALSE)
Mengambil kolom keempat tabel Master.
=IFERROR(VLOOKUP(A2; Master!$A$2:$D$500; 4; FALSE); "Tidak ditemukan")
Menangani data yang belum terdaftar.
Kesalahan yang sering terjadi
- Argumen keempat dikosongkan atau diisi TRUE. Hasilnya nilai yang mendekati, bukan yang tepat — dan tanpa peringatan apa pun. Ini kesalahan VLOOKUP yang paling mahal.
- Tabel acuan tidak dikunci, sehingga rentangnya bergeser turun saat rumus disalin dan baris terbawah tidak ketemu.
- Menyisipkan kolom di tengah tabel acuan. Nomor kolomnya tidak ikut berubah, jadi rumusnya mengambil kolom yang salah tanpa galat.
- Nilai yang dicari bertipe berbeda: angka 101 tidak menemukan teks "101".
Catatan. Bila Excel-mu mendukung XLOOKUP, pakai itu. VLOOKUP tetap perlu dikuasai karena masih dipakai di sangat banyak berkas kantor.
Rumus terkait
XLOOKUP
Mencari nilai dan mengambil data dari kolom mana pun — pengganti VLOOKUP.
BukaINDEX + MATCH
Pasangan yang bisa mencari ke segala arah, tersedia di semua versi Excel.
BukaIFERROR
Mengganti pesan galat dengan nilai yang kamu tentukan.
Buka
Sudah paham? Uji dengan Quick Quiz lima soal — pembahasannya muncul begitu dijawab.
Kerjakan Quick Quiz →
Kerjakan Quick Quiz →