Logika & Kondisi
Rumus IFS
Menguji beberapa syarat berurutan tanpa kurung bertumpuk.
Argumen
| Argumen | Status | Penjelasan |
|---|---|---|
syarat1 |
wajib | Syarat pertama yang diperiksa. |
hasil1 |
wajib | Nilai bila syarat pertama terpenuhi. |
Contoh
=IFS(D2>=85; "A"; D2>=70; "B"; D2>=55; "C"; TRUE; "D")
TRUE di akhir berperan sebagai "selain itu".
=IFS(C2>90; "Lewat jatuh tempo"; C2>60; "Perlu ditagih"; TRUE; "Aman")
Mengelompokkan umur piutang.
Kesalahan yang sering terjadi
- Urutan syarat terbalik. IFS berhenti pada syarat pertama yang terpenuhi, jadi menaruh D2>=55 sebelum D2>=85 membuat semua nilai tinggi ikut tergolong C.
- Lupa menaruh TRUE di akhir sehingga nilai yang tidak memenuhi syarat mana pun menghasilkan #N/A.
- IFS tidak ada di Excel 2016 ke bawah — akan muncul #NAME?.
Catatan. Bila kelompoknya banyak dan sering berubah, tabel acuan dengan XLOOKUP lebih mudah dirawat daripada IFS panjang.
Rumus terkait
IF
Memberi hasil berbeda tergantung satu syarat terpenuhi atau tidak.
BukaXLOOKUP
Mencari nilai dan mengambil data dari kolom mana pun — pengganti VLOOKUP.
Buka
Sudah paham? Uji dengan Quick Quiz lima soal — pembahasannya muncul begitu dijawab.
Kerjakan Quick Quiz →
Kerjakan Quick Quiz →